Kapolsek Tambora Pimpin Apel KRYD Bersama Tiga Pilar, Perkuat Pengamanan Wilayah Padat Penduduk
JAKARTA BARAT | Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Tambora menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama jajaran Tiga Pilar Kecamatan Tambora, Sabtu malam (24/1/2026). Apel gabungan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Jembatan Lima, Jalan Sawah Lio Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., didampingi Asistensi Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Yusfianto, S.H., serta dihadiri unsur TNI, Satpol PP, Damkar, aparatur kecamatan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen pendukung keamanan wilayah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Polsek Tambora dalam mengantisipasi tawuran warga, begal, geng motor, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk dan titik-titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Tambora.
Arahan Tegas Kapolsek: Patroli Maksimal dan Humanis
Dalam arahannya, Kompol Muhammad Kukuh Islami menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan patroli malam, termasuk penyiapan peralatan pengendalian massa guna mengantisipasi potensi tawuran.
“Laksanakan patroli sesuai aturan yang berlaku, maksimal, dengan rute yang bervariasi. Tetap jaga kekompakan, kesehatan, dan laksanakan tugas dengan ikhlas,” tegas Kapolsek.
Ia juga menginstruksikan agar petugas melakukan pembubaran secara humanis terhadap kelompok pemuda yang masih nongkrong larut malam serta memberikan imbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing.
Selain itu, Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor, dengan menambahkan kunci ganda saat memarkir kendaraan.
Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Kapolsek Tambora juga mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan pelaku begal di kawasan Pasar Pagi, yang sempat melarikan diri hingga ke atap rumah warga. Ia menegaskan bahwa jajaran opsnal terus bergerak cepat dalam menindak setiap potensi gangguan keamanan.
Selain itu, tim opsnal juga diarahkan untuk mengantisipasi rencana tawuran warga di Kelurahan Kalianyar yang terindikasi direncanakan melalui media sosial.
“Setiap informasi menonjol segera dilaporkan. Pawas agar melaksanakan patroli mobile secara intensif hingga pagi hari,” ujarnya.
Sinergi Lintas Sektor, 135 Personel Dikerahkan
Apel KRYD tersebut melibatkan 135 personel gabungan, terdiri dari unsur Polri, TNI, ASN, Satpol PP, Damkar, PPSU, Mitra Jaya, Citra Bhayangkara, FKDM, LMK, Karang Taruna, RT/RW, Potmas, serta relawan kemasyarakatan lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi wujud nyata sinergi bersama dalam menjaga keamanan wilayah Tambora.
Apel Terakhir Kapolsek Tambora
Apel KRYD malam itu juga menjadi momen emosional, karena merupakan apel terakhir yang dipimpin Kompol Muhammad Kukuh Islami sebelum dirinya dipindah tugaskan ke Polsek Kebayoran Lama.
“Malam Minggu ini merupakan malam terakhir saya memimpin apel di Tambora. Saya telah berpesan kepada Kapolsek yang baru agar selalu menjaga kamtibmas. Ingat, keluarga kita menunggu di rumah,” ucapnya.
Kegiatan apel dilanjutkan dengan Patroli KRYD dan patroli mobile hingga dini hari. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi wilayah Tambora terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polsek Tambora menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengamanan wilayah melalui patroli rutin, pendekatan humanis, serta kolaborasi erat dengan seluruh unsur masyarakat demi terwujudnya Tambora yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Laporan: Pray
