KKO-MP dan PP POLRI Metro Jaya Resmikan Ambulans Kemanusiaan untuk Ojol, Wujud Nyata Negara Hadir di Jalanan
Jakarta, jakwarta.com — Semangat kepedulian dan solidaritas sosial kembali diwujudkan melalui peluncuran operasional ambulans Koperasi Konsumen Ojol Merah Putih (KKO-MP) hasil kerja sama strategis dengan PP POLRI Daerah Metro Jaya, Senin (19/1/2025).
Peluncuran ambulans ini bukan sekadar seremoni peresmian layanan kesehatan, melainkan menjadi peneguhan komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan nyata bagi para driver ojek online (ojol)—pejuang jalanan yang setiap hari mempertaruhkan tenaga, waktu, dan keselamatan demi menghidupi keluarga.
Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Konsumen Ojol Merah Putih, Irjen Pol (P) Drs. Mudji Waluyo, SH, MM, menegaskan bahwa program ambulans kemanusiaan ini lahir dari kesadaran kolektif akan pentingnya jaring pengaman sosial bagi para pengemudi ojol.
Menurutnya, profesi ojek online bukan sekadar pekerjaan, melainkan tulang punggung ekonomi keluarga yang patut mendapatkan perhatian dan perlindungan, khususnya saat menghadapi musibah.
“Hari ini kita tidak hanya meresmikan sebuah ambulans. Kita sedang meresmikan gerakan kepedulian. Kita sedang membangun perlindungan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita, para driver ojol, yang setiap hari bekerja dengan keringat, risiko, dan harapan,” ujar Mudji Waluyo di hadapan jajaran PP POLRI Metro Jaya, pengurus KKO-MP, serta anggota ojol yang hadir.
Program ambulans KKO-MP ini diprioritaskan bagi pengemudi ojek online yang telah terdaftar sebagai anggota koperasi, baik untuk pengantaran orang sakit, korban kecelakaan, maupun kondisi darurat lainnya. Meski demikian, bagi pengemudi atau keluarga ojol yang belum terdaftar, layanan tetap dapat dipertimbangkan secara selektif atas dasar kemanusiaan.
Mudji Waluyo menjelaskan, pada prinsipnya layanan ambulans diberikan secara gratis bagi anggota KKO-MP yang mengalami musibah, baik sakit maupun meninggal dunia. Namun untuk tahap awal, pengelola masih membuka ruang partisipasi sukarela dari anggota sebagai bentuk gotong royong, khususnya untuk mendukung biaya bahan bakar dan operasional, agar layanan dapat berjalan berkelanjutan.
“Insyaallah, ketika kondisi kas koperasi sudah kuat dan stabil, layanan ambulans ini akan kita upayakan menjadi 100 persen gratis sepenuhnya,” tambahnya optimistis.
Kerja sama dengan PP POLRI Daerah Metro Jaya dinilai sebagai kehormatan sekaligus bukti bahwa semangat pengabdian Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Di akhir sambutannya, Mudji Waluyo mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk bergabung dan terdaftar sebagai anggota KKO-MP. Ia menegaskan bahwa koperasi ini bukan milik segelintir pengurus, melainkan milik bersama yang hanya akan kuat jika dibangun dengan kekompakan dan kebersamaan.
“Ketika kita kompak, kita kuat. Dan ketika kita kuat, kesejahteraan bukan lagi sekadar mimpi,” tegasnya.
Peluncuran ambulans KKO-MP ini diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan jangka panjang dalam meningkatkan martabat, rasa aman, dan kualitas hidup keluarga besar ojek online di Indonesia, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara komunitas dan institusi negara mampu melahirkan solusi konkret bagi masyarakat. []
