Lurah Jelambar Baru Sulap Lahan Kumuh Jadi Taman Asri dan Sentra Kuliner UMKM


Jakarta, jakwarta.com — Ada pemandangan baru yang menarik di Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebuah lahan seluas kurang lebih 30 meter yang sebelumnya tampak kumuh dan kurang terawat kini disulap menjadi taman indah yang dilengkapi destinasi kuliner binaan UMKM Kelurahan.

Taman tersebut berlokasi di Jalan Jelambar Timur Raya, RW 01, dan dapat terlihat jelas jika melintas dari Jalan Dr. Latumenten arah Grogol menuju Pluit. Tepatnya berada di sisi kiri jalan setelah turunan Indomobil.

Berdasarkan pantauan media, taman ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi tempat warga untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati aneka kuliner UMKM Kota Administrasi Jakarta Barat.

Warga Apresiasi: Jadi Tempat Nongkrong dan Lepas Penat

Salah satu warga, Mandu (37), mengaku taman tersebut menjadi pilihan tempat singgah saat malam hari.

“Kalau malam nggak perlu jauh-jauh buat nongkrong. Sambil melepas penat dan sejenak beristirahat di taman ini aja,” ujar Mandu, Rabu (31/1/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Hal senada disampaikan Valent Roberta (21) warga RW 08 Jelambar Baru. Ia mengaku sering mampir sejenak setelah pulang kerja untuk menikmati suasana taman.

“Setelah pulang kerja lelah, senang memandang sejenak sambil ngopi,” katanya.

Keduanya mengapresiasi kinerja Lurah Jelambar Baru yang telah berinovasi mengubah lahan kumuh menjadi taman yang asri. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat taman tersebut.

“Tolong dijaga dan dirawat termasuk kebersihannya,” imbuhnya.

Lurah Jelambar Baru: Lahan Dulunya Banyak Gubuk dan Kurang Sedap Dipandang

Sementara itu, Lurah Jelambar Baru, Nia Istiani, menjelaskan bahwa lahan tersebut sebelumnya kurang terawat dan dipenuhi gubuk-gubuk pangkalan sehingga mengurangi keindahan lingkungan.

Berangkat dari kondisi itu, pihak kelurahan bersama warga berinisiatif melakukan penataan hingga terbentuk taman yang diberi nama Taman RAKKA (Bergerak Berkarya).

“Dengan inisiatif serta kerja sama dengan para RW, RT, tokoh masyarakat, dan tiga pilar, Taman RAKKA dapat terealisasi,” ujar Nia Istiani.

Nia juga berpesan agar seluruh masyarakat, termasuk para pedagang yang berjualan di sekitar taman, mengutamakan kebersihan dan ikut menjaga fasilitas yang ada.

“Tolong dijaga dan dirawat kebersihannya bersama. Khususnya pedagang dan warga yang melintas,” pungkasnya.

AN/RBT/Red

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Live Tv