www.jakwarta.com | Jakarta Barat – Menjelang bulan suci Ramadhan dan perayaan Imlek, Pemerintah Kecamatan Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat, menggelar kegiatan silaturahmi dan rembug warga guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tawuran, serta bencana di wilayah Tambora.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, mengingatkan para lurah, RT, RW, FKDM, LMK, Tiga Pilar, serta seluruh elemen masyarakat agar terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dua momen perayaan keagamaan ini harus kita sikapi dengan saling mendukung dan menjaga stabilitas keamanan, agar wilayah Tambora tetap aman, nyaman, dan harmonis tanpa adanya potensi gangguan keamanan,” ujar Pangestu.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Kecamatan Tambora, Jalan Pangeran Tubagus Angke No. 2 RT 001 RW 005, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (10/2/2026).
Mengingat wilayah Tambora rawan terhadap tawuran dan kebakaran, Camat Tambora secara khusus mengingatkan para lurah, RW, FKDM, LMK, serta unsur Tiga Pilar untuk aktif mengedukasi warga, terutama selama bulan Ramadhan.
“Saat bangun sahur, warga harus memastikan kompor dan listrik dalam kondisi aman. Begitu juga anak-anak yang membangunkan sahur agar dicegah melakukan hal-hal yang berpotensi memicu tawuran,” tegasnya.
Ia kembali menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kedamaian selama menjalankan ibadah Ramadhan.
“Sekali lagi, mari kita sama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama bulan suci Ramadhan,” pungkas Pangestu.
Selain agenda silaturahmi dan rembug warga, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab antara warga dan para pemangku kepentingan.
Hadir dalam kegiatan ini para lurah se-Kecamatan Tambora, perwakilan Danramil 02/TB Serka Edy S. Saragih (Batuud Koramil 02/TB), perwakilan Kapolsek Tambora AKP Sudargo, S.H., Joko Susilo dari Dinas Pemadam Kebakaran, perwakilan Satpol PP Kecamatan Luki, unsur RW, LMK, FKDM, serta tokoh masyarakat dan warga.
Reporter: Supriyadi (Pray)


