H. Ruslan Tekankan Amanah Pengabdian, Pelantikan MWC NU Kebon Jeruk Jadi Momentum Penguatan Organisasi

0

JAKARTA BARAT – Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musker) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kebon Jeruk yang digelar di Hotel Mega Anggrek, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi keagamaan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sosok Mustasyar MWC NU Kebon Jeruk, H. Ruslan, tampil menonjol dengan pesan tegas mengenai makna kepemimpinan dan pengabdian di tubuh Nahdlatul Ulama.

Di hadapan para pengurus yang baru dilantik, H. Ruslan menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar simbol, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama. Jalankan organisasi sesuai AD/ART, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar NU, yakni Islam moderat Ahlussunnah wal Jamaah, serta peran NU dalam merawat tradisi, menjaga keutuhan NKRI, dan menghadirkan dakwah yang santun serta inklusif.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga oleh soliditas dan sinergi antar pengurus serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk PC NU Jakarta Barat.

“Kita harus bersatu, saling mendukung, dan bekerja sama agar program-program NU bisa berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan dan Musker Perkuat Arah Gerak NU

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran PC NU Jakarta Barat, Ketua Lazisnu, Sekretaris Camat Kebon Jeruk, Ketua MUI, serta seluruh badan otonom NU seperti IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, Muslimat, dan Banser.

Prosesi pelantikan diawali dengan kirab bendera Merah Putih dan Pataka NU, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kebon Jeruk, H. Muhammad Amru Zuhri, menyampaikan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu menjadikan NU sebagai “rumah besar” yang solutif bagi persoalan umat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PC NU Jakarta Barat, KH. Agus Salim, mengingatkan pentingnya peran aktif warga NU untuk berkontribusi nyata, bukan sekadar menjadi pengamat.

Musker Jadi Wadah Strategis Program Kerja

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja yang membahas program organisasi ke depan melalui tiga komisi, yakni keorganisasian, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.

Forum ini menjadi langkah konkret dalam merumuskan arah gerak MWC NU Kebon Jeruk agar lebih adaptif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penegasan Peran NU di Tengah Masyarakat

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah yang menekankan pentingnya konsistensi, semangat memberi, serta kemampuan mengelola dinamika organisasi secara bijak.

Namun, pesan kuat dari H. Ruslan menjadi penegasan utama bahwa keberadaan NU harus benar-benar hadir sebagai kekuatan moral dan sosial yang memberi manfaat luas.

Pelantikan dan Musker ini pun diharapkan menjadi titik awal bagi MWC NU Kebon Jeruk untuk tampil lebih solid, progresif, dan berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial keagamaan di tengah masyarakat. (Yansen) 

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top